Minum Obat Tidak Teratur Perburuk Kondisi Diabetes

Pengelolaan diabetes memiliki banyak tantangan. Membutuhkan perubahan gaya hidup, disiplin minum obat, dan pemeriksaan gula darah secara rutin agar diabetes dapat terkendali dengan baik.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa angka kepatuhan terapi penyakit diabetes di negara-negara maju hanya sekitar 50%. Angka ini tentunya lebih rendah di negara berkembang, seperti Indonesia. Kepatuhan terhadap terapi rata-rata menurun drastis setelah enam bulan pertama pengobatan.

Ketidakpatuhan ini kerap menjadi akar masalah yang membuat penyakit semakin memburuk. Salah satu bentuk ketidakpatuhan yang paling sering adalah terkait aturan dan jadwal minum obat.

Tidak dimungkiri, sebagian penderita diabetes takut obat-obatan yang mereka konsumsi dapat merusak ginjal. Di samping itu, biaya obat-obatan yang tidak sedikit kerap mengurungkan niat pasien untuk melanjutkan pengobatan.

Selain kedua hal tersebut, faktor usia, kurangnya informasi, cara komunikasi dokter-pasien, persepsi pasien terhadap penyakit, pola pengobatan yang rumit, terlalu banyak obat yang perlu diminum, dan faktor psikologis pun kerap membuat penderita diabetes kurang disiplin dalam menjalani pengobatan.

Jika ketidakpatuhan akan aturan dan jadwal minum obat semakin berlanjut, gula darah tidak benar-benar terkendali. Dalam jangka panjang, hal itu dapat menyebabkan kerusakan.

Kerusakan yang terjadi bisa pada organ seperti mata, saraf, ginjal, jantung, dan otak. Wujudnya berupa kehilangan penglihatan, kesemutan atau baal karena kerusakan saraf, gangguan ginjal, penyempitan pembuluh darah jantung, hingga stroke.

Sebuah studi di Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan penderita diabetes terhadap terapi sejalan dengan kualitas hidupnya. Ini berarti kualitas hidup dan pengendalian gula darah yang baik hanya bisa dicapai jika penderita diabetes menjalankan seluruh anjuran terapi.

Minum obat teratur memang bukan untuk menyembuhkan, melainkan agar kondisi diabetes tidak semakin memburuk yang kemudian menimbulkan komplikasi. Sekarang, jangan pernah abai minum obat, dan mulailah menerapkan gaya hidup sehat!

(NB/ RH)

Sumber :

Share:

Artikel Lainnya

Lihat Semua