Cara Tepat Menjaga Kesehatan Mata Diabetesi

Diabetesi diketahui lebih rentan mengalami gangguan penglihatan akibat penyakit mata, seperti katarak, glaukoma, dan retinopati diabetik. Kabar baiknya, kondisi ini dapat dicegah dengan cara-cara berikut:

1. Kunjungi dokter mata minimal setahun sekali

Tahapan awal penyakit mata akibat diabetes kerap tidak bergejala. Karena itu, diperlukan pemeriksaan mata yang rutin agar kelainan terdeteksi sejak dini. Pupil (bagian hitam) mata Anda akan dilebarkan menggunakan obat tetes mata khusus sehingga bagian retina, pembuluh darah, dan saraf mata bisa terlihat. Dokter mata akan melihat adakah tanda-tanda kerusakan dini. Bila ada, terapi bisa diberikan sesegera mungkin.

2. Kendalikan kadar gula darah

Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat memengaruhi bentuk lensa mata sehingga pandangan menjadi buram. Pandangan akan kembali normal saat kadar gula darah kembali stabil. Kadar gula darah yang tinggi juga dapat merusak pembuluh darah mata, karenanya diperlukan kontrol gula darah yang baik untuk mencegah kerusakan ini. Periksakan kadar HbA1c secara rutin, yaitu 3–6 bulan sekali untuk melihat kontrol gula darah Anda. Kontrol gula darah dianggap baik jika kadar HbA1c di bawah 7%.

3. Menjaga tekanan darah

Jika Anda mengalami tekanan darah tinggi dan diabetes, risiko Anda mengalami penyakit mata dan gangguan penglihatan pun menjadi lebih tinggi. Anda juga memerlukan upaya lebih untuk menjaga kesehatan. Batasi asupan garam sampai 2,4 gram atau ¾ sendok teh sehari, dan jangan lupa untuk selalu memeriksakan tekanan darah setiap kunjungan rutin ke dokter. Untuk diabetesi, tekanan darah yang dianjurkan ialah <130/80 mmHg.

4. Awasi kadar kolesterol

Periksakan kadar kolesterol Anda dua sampai tiga bulan sekali. Pemeriksaan ini bisa dilakukan berbarengan dengan pemeriksaan kadar gula darah di laboratorium. Hal yang penting untuk diketahui adalah berapa jumlah kadar kolesterol “jahat” (LDL) dan kolesterol “baik” (HDL) Anda. Kadar LDL yang terlalu tinggi berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah, termasuk pembuluh darah mata. Untuk diabetesi, kadar LDL perlu dijaga di bawah 100 mg/dL.

5. Berhenti merokok

Merokok dapat merusak pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko Anda mengalami gangguan saraf mata atau retinopati diabetik. Menghentikan kebiasaan ini memang tidak mudah, tetapi bukan berarti Anda tidak mampu. Carilah pertolongan medis dan ikuti program berhenti merokok yang dianjurkan. Untuk mendapatkan dukungan moral, Anda juga bisa bergabung dengan komunitas mantan perokok atau mereka yang juga sedang berusaha berhenti merokok.

6. Perhatikan pola makan

Perbanyak konsumsi serat dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh. Perbanyak pula konsumsi protein, seperti daging tanpa lemak. Jika Anda kesulitan, berkonsultasilah dengan ahli gizi. Tanyakan secara spesifik mengenai apa yang baik untuk dimakan dan apa yang perlu dihindari.

7. Banyak bergerak

Olahraga dapat memperbaiki kontrol gula darah sehingga baik untuk kesehatan mata dan tubuh secara keseluruhan. Lakukan selama 30 menit per hari sebanyak lima kali dalam seminggu. Jenis olahraganya dapat berupa joging, berjalan cepat, bersepeda, atau berenang.

Setiap manusia sangat bergantung pada mata karena ia memberikan informasi untuk segala sesuatu. Karena itu, peliharalah mata Anda dan upayakan cara-cara di atas untuk menjaganya. Dengan demikian, Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit mata akibat diabetes.


[RS/ RH]

Sumber 1

Sumber 2

Share:

Artikel Lainnya

Lihat Semua