Amankah Penderita Diabetes Berbuka Puasa dengan Air Kelapa?

Konsumsi air kelapa kerap membuat Anda kembali ‘terbangun’ dari rasa kantuk karena rasa segar yang timbul setelah meminumnya. Karena itu, tak heran bila air kelapa menjadi salah satu menu favorit untuk berbuka puasa. Namun bila Anda mengidap diabetes, bolehkah minuman ini dikonsumsi?

Jenis minuman yang baik untuk berbuka puasa

Saat berpuasa, tubuh akan kehilangan lebih banyak cairan dan elektrolit. Keduanya penting fungsi otak dan otot, sehingga bila kadarnya berkurang Anda akan merasa lemas, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi. Di hari-hari biasa kebutuhan ini dapat dipenuhi melalui makan minum yang cukup. Sedangkan saat puasa, Anda harus menunggu hingga waktu berbuka tiba.

Untuk itu, Anda dianjurkan untuk memilih jenis minuman yang kaya elektrolit saat berbuka puasa, dan salah satunya adalah air kelapa. Selain untuk mengatasi dehidrasi, kandungan elektrolit di dalamnya dapat memberikan booster energi secara cepat.

Air kelapa dan kondisi diabetes

Air kelapa tak hanya mengandung air, tetapi juga kaya serat dan mikronutrien penting. Beberapa vitamin dan mineral dalam air kelapa yakni vitamin B1, vitamin B7 (asam folat), vitamin C, kalium, mangan, tembaga, selenium, zat besi, dan fosfor.

Bagi diabetesi (sebutan untuk penderita diabetes), kandungan yang terpenting yaitu vitamin C dan kalium.

Vitamin C merupakan salah satu antioksidan penting dalam melawan radikal bebas, sedangkan kalium diperlukan untuk pergerakan otot-otot dalam tubuh manusia, termasuk otot jantung. Sebagai informasi, kandungan kalium di dalam air kelapa jauh lebih tinggi ketimbang pisang.

Minuman ini pun tergolong aman bagi diabetesi. Meski rasanya sedikit manis dan mengandung gula, air kelapa tidak meningkatkan kadar gula darah. Indeks glisemik air kelapa murni sangat rendah, yakni hanya 3. Air kelapa juga tidak memiliki kadar lemak yang berarti, sehingga sangat rendah kalori.

Sebuah studi di tahun 2015 yang dimuat dalam Journal of Medicinal Food bahkan menyatakan bahwa air kelapa dapat memperbaiki kondisi diabetes pada tikus percobaan.

Hasil studi menunjukkan bahwa konsumsi air kelapa dapat memperbaiki profil gula darah dan menurunkan kadar HbA1c pada tikus yang mengalami diabetes. Meski studi dilakukan pada tikus percobaan, efeknya bisa jadi sama pada manusia.

Air kelapa bisa menjadi salah satu pilihan menu berbuka puasa yang aman bagi diabetesi. Namun, pastikan Anda memilih sumber air kelapa yang bersih dan tanpa kandungan gula tambahan.

Air kelapa yang terbaik bagi penderita diabetes yakni yang berasal dari kelapa asli atau buah kelapa utuh. Bila akhirnya Anda membeli air kelapa dalam kemasan, selalu perhatikan kandungan gula (sukrosa) di dalamnya. Pastikan tidak melebihi jatah konsumsi karbohidrat dan gula Anda dalam sehari. Selamat berbuka puasa!

[NP/ RH]

Sumber 1

Sumber 2

Share:

Artikel Lainnya

Lihat Semua