Kapan Diabetesi Boleh Cabut Gigi?

Anda punya gigi berlubang? Berhati-hatilah jika mengalaminya. Infeksi akibat gigi berlubang lebih mudah terjadi pada diabetesi dan dapat mengganggu kontrol gula darah. Bila kemudian gigi perlu dicabut, Anda perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.

Secara umum, ada dua jenis pencabutan gigi, yaitu akut dan elektif. Pada kondisi akut, diabetesi perlu segera cabut gigi karena infeksi yang tidak tertanggulangi dapat memperberat kondisi hiperglikemia. Dalam hal ini, membuat kadar gula darah makin tinggi dan sulit dikendalikan.

Pada kasus elektif, pencabutan gigi dilakukan atas indikasi lain yang sifatnya nondarurat, misalnya pencabutan gigi bungsu. Dalam keadaan ini, pencabutan sebaiknya dilakukan kalau gula darah terkontrol, yakni kadar HbA1c di bawah 7%. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat memperlama waktu penyembuhan pasca pencabutan gigi hingga menimbulkan komplikasi.

Secara umum, tindakan pencabutan gigi dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari, 1–1,5 jam setelah sarapan dan setelah diabetesi minum obat. Pagi hari lebih baik karena kadar hormon kortisol, yang menekan reaksi peradangan, mencapai kadar tertingginya. Ini akan memberikan anti-nyeri dan anti-radang alami. Kadar hormon kortisol yang tinggi juga penting untuk menghindari risiko reaksi hipoglikemia, terutama pada diabetesi yang menggunakan insulin.

Pada prinsipnya, prosedur pencabutan gigi elektif tidak boleh dilakukan jika diabetesi:

  • Belum makan dan meminum obat anti-diabetes
  • Kurang sehat, misalnya sedang mengalami demam atau flu dan batuk
  • Belum memeriksakan kadar HbA1c atau melakukan kunjungan dengan dokter yang merawat diabetes
  • Kadar gula darah sewaktu <70 mg/dL atau >140 mg/dL

Bagaimana dengan lama waktu penyembuhan pasca pencabutan gigi? Masa penyembuhan luka biasanya berlangsung selama satu minggu. Selama prosedur pencabutan dilakukan dalam kontrol gula darah yang optimal, masa penyembuhan tidak menjadi lebih lama pada yang diabetes. Risiko komplikasi pascaprosedur pun minimal.

Kendati demikian, masa penyembuhan pada pencabutan gigi yang bersifat darurat akan lebih lama, yakni sekitar dua minggu. Pada keadaan ini, Anda perlu upaya ekstra dalam mengontrol kadar gula darah agar luka cepat menyembuh.

Jika Anda ingin cabut gigi, periksakan terlebih dulu status diabetes Anda dengan dokter yang merawat. Setelah itu, sampaikan kepada dokter gigi mengenai riwayat diabetes, kendali gula darah, dan apakah sudah mengalami komplikasi diabetes. Dokter gigi kemudian akan mengecek kadar gula darah sewaktu sesaat sebelum prosedur dilakukan. Bila semua syarat terpenuhi, pencabutan gigi dapat dilakukan.

Meski tampak sederhana, pencabutan gigi pada diabetesi sebenarnya kompleks dan berisiko. Namun, Anda tetap bisa sukses melaluinya dengan mempertahankan kontrol gula darah yang baik.

[RS/ RH]
Sumber 1

Sumber 2

Share:

Artikel Lainnya

Lihat Semua